Masuk

Ingat Saya

Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini

Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini

Hidup adalah karunia yang perlu kita syukuri, jaga, dan kembangkan. Di dalam hidup, ada pengalaman suka maupun duka, ada kisah-kisah sedih maupun senang; membuat kita bisa menangis maupun tertawa. Hidup membawa cerita yang mencipta alurnya dan kita pun ada di dalamnya.

Supaya hidup memiliki arti dan tidak sia-sia, sudah sewajarnya kita menjaga gairah hati dan pikiran. Dengan demikian, kita bisa menikmati hidup yang dianugerahkan kepada kita dengan riang, penuh syukur, dan hanya sedikit keluhan. Ketika gairah hidup meredup pun, segera lakukan tindakan agar kita tidak “mati gaya”. Bagaimana menyalakan gairah hidup yang hampir padam itu?

1. Nyalakan Optimisme
Gairah hidup yang meredup, nyalakan kembali dengan optimisme yang masih tersimpan di dalam hati. Mungkin saja Anda sedang lupa bahwa di dalam dasar hati yang paling dalam, ada harapan yang masih terpendam, dan belum Anda ungkapkan. Dengan memahami bahwa masih ada harapan yang tersimpan dan harus diwujudkan maka gairah hidup perlahan muncul kembali.

Tanpa optimisme, tanpa ada harapan yang harus direalisasikan, hidup tidak akan bisa berkembang. Gairah hidup tidak akan mudah muncul karena tidak ada pendorong untuk menjalani hari demi hari dengan baik. Tidak ada yang “mencambuk” sang diri untuk bergerak karena tanpa harapan, tanpa optimisme, tidak ada arah yang dituju ke masa depan yang lebih baik. Jadi, nyalakan optimisme dalam diri Anda dan bergairahlah kembali dalam mensyukuri hidup.

2. Nyalakan Kembali Energi Diri yang Padam
Hidup dan kesuksesan membutuhkan energi untuk meraih dan menikmatinya. Energi di dalam hati dan pikiran yang padam tidak akan bisa membuat Anda sukses dan menikmati kebahagiaan dengan sempurna. Gairah hidup pun meredup ketika energi Anda hilang. Tidak ada hal yang bisa Anda perbuat dan tidak ada tindakan yang bermakna ketika Anda tidak berenergi.

Jangan tunda lagi, sadari bahwa energi Anda sedang padam ketika Anda merasa tidak bergairah dalam menjalani aktivitas. Mungkin saja Anda sedang lelah, butuh istirahat yang cukup. Mungkin saja Anda perlu refreshing karena pikiran terlalu suntuk dan menutup energi terbaik untuk berkarya. Mungkin juga banyak persoalan yang menguras energi hati dan pikiran sehingga gairah hidup pun redup. Hanya Anda yang tahu penyebab energi padam maka nyalakanlah kembali sesuai situasi dan kondisi Anda.

3. Nyalakan Api Persahabatan
Sukses akan lebih bermakna jika diawali dengan persahabatan. Demikian pun, dengan hidup yang Anda jalani, suka maupun duka, tetaplah indah dalam bingkai persahabatan. Jika gairah hidup meredup, mungkin juga karena api persahabatan sedang padam. Anda perlu lebih cerdas lagi menyalakannya dan bawalah kembali maknanya untuk mendorong Anda menikmati hidup dengan lebih baik. Tanpa nyala api persahabatan yang menghangatkan dan memotivasi untuk bersyukur, gairah hidup mudah redup.

Setiap hal yang dilandasi dengan persahabatan akan memberikan warna lain dalam karya-karya Anda; memberikan makna yang lebih dalam di saat Anda sedang merancang kesuksesan dan mengusahakannya dengan lebih cerdas. Tidak ada persahabatan, tidak akan ada gairah hidup; dan Anda perlu menyadarinya. Jika saat ini, Anda tidak punya sahabat yang bisa memberikan pencerahan dalam hidup Anda, semoga di lain waktu, Anda akan menemukan sahabat yang memahami kelebihan dan kekurangan diri Anda.

GAIRAH HIDUP akan mengantar Anda kepada kesuksesan, dalam bentuk apa pun, sesuai minat dan bidang yang Anda geluti. Ketika Anda menyadari ada tanda-tanda mulai meredup, segera nyalakan kembali. Jangan biarkan langkah Anda terhenti karena tidak ada cahaya optimisme dalam diri hingga Anda terjatuh. Jangan sampai terjadi.

Tulisan ini telah diterbitkan di  sinarharapan.com pada 28 Agustus 2015.

hanifah
Dengan